Kelebihan dan Kekurangan Mazda CX-30 EV

2 min read

https://www.autofun.co.id/berita/harga-mazda-cx30-ev-cuma-dipatok-rp350-jutaan-siap-menantang-kona-electric-34344

Mazda CX-30 populer dengan pengembangan di bidang mesin pembakaran dalam memakai tehnologi hebat SkyActiv. Hasilkan tenaga sama dengan mesin turbo dan kehematan seperti mesin ber-cc kecil. Tetapi karena terlampau fokus pada mesin piston, Mazda malah termasuk lamban dalam mengadopsi tehnologi BEV dibanding pesaing mereka.

Memang beberapa bulan kemarin Mazda barusan mengeluarkan CX-30 EV sebagai produk listrik pertama mereka, tapi masalah jarak menempuh, mobil crossover satu ini cuman mencatat 200 km. Jauh ketinggalan dari Hyundai Kona EV (305 Km) dan MG ZS EV (285 km).

Menjawab rintangan ini, Changan Mazda sebagai ATPM Mazda di Cina mengeluarkan mobil listrik ke-2 mereka dari pangkalan CX-30 pada acara Shanghai Auto Show 2021 pada April lalu.

Di tanggal 26 September lalu, Changan Mazda pada akhirnya dengan cara resmi mulai jual variasi Mazda CX-30 EV dimulai dari harga 159,800 Yuan (Rp350 juta) sampai type termahal 201.800 Yuan (Rp446 juta).

Lalu apa CX-30 EV punyai kelebihan di bidang di mana Mazda kurang berkilau? Baca terus keterangan berikut.

Penampilan Luar Mazda CX-30 EV Bukan Seperti Mobil Listrik

Design exterior CX-30 EV seperti sangkaan beberapa orang tidak berbeda jauh dengan versus mesin bakarnya. Bila pabrikasi lain repot hilangkan gril depan untuk membandingkan produk BEV dan pembakaran dalam, Changan Mazda malah memberinya CX-30 EV gril kodo sebagai keunikan pabrikasi itu.

Meskipun jika disaksikan lebih dekat, kisi-kisi udara di bagian gril tertutup keseluruhan karena BEV memanglah tidak perlu banyak saluran angin.

Satu perihal yang lain di fascia depan Mobil  Mazda CX-30 EV ialah kehadiran front skirt di bagian bawah bemper, seperti terlihat bodikit tambahan untuk mobil listrik. Bisa saja cuman khusus untuk pasar Cina.

Seperti Gunakan Bodikit Tambahan

Pembahasan tentang Keunggulan dan Kekurangan Mazda CX-30 EV lanjut ke segi samping masih tetap ada bodi cladding yang tebal, perbedaannya saat ini telah diberi footstep dan pelek 18 inch yang lebih aerodinamis.

Sisi Belakang Masih Serupa Mobil CX-30 Versi Bensin

Sisi buritan masih tetap mendatangkan bodikit add-on yang nampaknya kurang pas dengan design keseluruhannya mobil. Bekasnya tetap sama dengan Mobil CX-30 standard seperti lampu belakang LED, spoiler sewarna body, dan mata kucing ditempatkan di wilayah bemper.

Dimensi Lebih Besar Untuk Menampung Battery Baru

Mempunyai dimensi (PxLxT) 4.410 mm x 1.852 mm x 1.655 mm, Mazda CX-30 EV lebih panjang 15 mm, lebar 57 mm, dan tinggi 110 mm. Tambahan tinggi dan lebar yang paling kelihatan, hingga membuat mobil ini di luar seperti naik kelas dan sama dengan Mobil Mazda CX-5.

Changan Mazda memodifikasi pada bagian dimensi untuk memberikan ruangan ke battery baru yang semakin besar, memiliki daya sampai 61,1 kWh.

Motor Listrik Teknologi E-SkyActiv

Mobil  Mazda CX-30 EV diperlengkapi dengan motor listrik dengan daya maksimal 218 PS dan torsi pucuknya capai 300 Nm yang nyaris sama dengan mesin 2.000cc turbo, hingga masalah tenaga cukup sama dengan Crossover-SUV listrik pesaing.

Satu perihal yang lumayan menarik ialah masalah jarak tempuhnya, karena menurut pengetesan intern Kementrian Perindustrian dan Tehnologi Info Cina, mobil ini sanggup capai jarak sampai 450 km dalam 1x pengecasan.

Memanglah belum diterangkan lebih terang berkenaan lama pengisian, tapi dari sisi penggunaan angka ini telah lebih dari cukup untuk beberapa customer.

Info Battery Berada di Panel Instrument

Pada bagian interior, nyaris tidak ada ketidaksamaan dengan mode bensin. Masih tetap menjaga style simplistik dan kekinian ciri khas Mazda dipadukan permainan warna coklat dan hitam disekitar kabin.

Membuat Kabin CX-30 EV Lebih Eksklusif Bila Dibanding Kona EV atau MG ZS.

Masalah komposisi, Mobil CX-30 EV sebagai standard telah hadir dengan panel instrument kombinasi TFT MID 7 inch, Tire Pressure Monitor Sistem (TPMS), monitor selingan memiliki ukuran 8,8 inch, audio dengan 8 speaker, Day Night Rear View Mirror, dan sirkulasi AC baris ke-2 .

Dual Zona Cuman Untuk Type Paling Mahal

Khusus di mode termahal, Mobil Mazda CX-30 EV diperlengkapi dengan penampilan Head-Up Display (HUD), lingkar setir kulit, Jok kulit dengan penataan elektris disebelah sopir, dan Dual Climate Zona AC.

Sesudah menyaksikan Mobil CX-30 EV, apa Eurokars Mazda akan bawa mobil listrik satu ini ke tanah air?Ingat variasi bensin-nya telah hadir lebih dulu. Kita nantikan saja berita terbarunya.

Kelebihan Mobil Mazda CX-30 EV

  1. Dimensinya besar
  2. Terdapat fitur unggulan seperti E-SkyActiv

Kekurangan Mobil Mazda CX-30 EV

  1. Jarak tempuhnya hanya 200km
  2. Lama pengisian baterainya masih belum jelas

Demikian pembahasan Kelebihan dan Kekurangan Mazda CX-30 EV

One Reply to “Kelebihan dan Kekurangan Mazda CX-30 EV”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *